Hasil observasi benda mati
(Hp)
Barang elektronik. Benda itu dapat di gunakan untuk berkomunikasi. Benda itu berguna di masyarakat. Bentuk bendanya beragam ada yang besar dan kecil. Benda itu dapat dibawa kemana mana. Benda itu dapat di gunakan untuk mencari informasi. Jika terlalu lama di operasikan benda itu akan panas. Benda itu membutuhkam daya. Benda itu bisa di gunakan untuk menyimpan file, foto, lagu dan lain lain. Elektronik itu dapat menimbulkan rasa malas karena mencari sesuatu bisa secara instan. Pengguna bisa mnajadi lupa waktu belajar karena banyak sekali firur fitur yang ada di dalam alat itu. Sinar radiasi dari alat itu akan menimbulkan kanker apabila terlalu banyak terkena tubuh kita. Selain itu, Ponsel juga menyebabkan pemborosan, pengeluaran akan bertambahnya karena adanya fasilitas internet dan browsing.
Jumat, 29 Maret 2019
Jumat, 08 Maret 2019
Duck dan Simon Hunt, seorang reporter televisi yang bekerja untuk stasiun televisi di Amerika Serikat, mereka telah menjadi rekan selama kurang lebih 9 tahun. Mereka berkeliling medan perang dari Serbia hingga Bosnia untuk meliput dan melaporkan tentang perang yang berkecamuk disana. Hidup dan bekerja berdampingan dengan bahaya peluru yang berdesing, granat yang meledak, dan darah bukan hal asing bagi mereka karena mereka berkewajiban untuk meliput perang.
Pada saat bertugas Simon Hunt tidak sengaja jatuh cinta dengan seorang wanita yang bekerja sebagai pelayan di daerah Sarajevo bernama Martha. Wanita itu berasal dari sebuah kota kecil. Mereka berdua saling jatuh cinta. Bahkan, sekarang Martha mengadung anak dari Simon Hunt. Martha mendengar bahwa peperangan sedang terjadi di kota asalnya, ia langsung pulang untuk menghampiri keluarganya.
Beberapa lama kemudian Simon Hunt dan Duck harus meliput daerah perang tersebut, ternyata disana ia menemukan Martha telah tewas dan ia tertembak empat kali. Keadaan kota disana sangat parah, wanita muslim di perkosa, dan anak-anak disiksa ribuan orang dibunuh oleh seorang penjahat perang. Simon mengetahui siapa penjahatnya dan ia memiliki dendam tersendiri terhadap orang itu. Melihat banyak hal buruk yang terjadi, Simon Hunt enggan untuk melanjutkan pekerjaannya. Saat Duck merekam liputan Simon Hunt untuk siaran langsung di tv nasional Simon terpaksa berbicara kasar dan mengumpat yang menyebabkan ia dipecat dari tempat ia bekerja dan harus memulai lagi karirnya dari awal.
Di sebuah bar, tempat Duck dan teman-temannya sesama jurnalis berkumpul mereka membicarakan tentang seorang penjahat perang bernama “the fox” yang melakukan pembunuhan terhadap ribuan muslim dam pemerkosaan terhadap banyak wanita selama perang berjalan.
Keesokan harinya, setelah melaporkan langsung dari lokasi Simon Hunt memberi tahu Duck cerita yang selama ini ia tahu dan ia simpan ternyata ia mengetahui keberadaan dari the fox. Simon Hunt mengatakan, ia bersembunyi di daerah pegunungan di Serbia dan akan di hadiahi uang 5 juta dollar bagi siapapun yang berhasil menangkap the fox. Sebelumnya, Duck tidak tertarik atas tawaran Simon Hunt tersebut. Namun, ia tertarik karena mungkin ia berkesempatan untuk menwawancarai the fox dan dapat dijual mahal ke stasiun berita di tempat asalnnya.
Akhirnya, Duck bersama dengan Simon Hunt dan rekan barunya membentuk tim untuk mencari dan menangkap the fox mereka memulai dengan mencoba mencari bantuan dari NATO dan kepolisian setempat tapi ternyata tak satupun dari mereka berniat untuk mencari the fox. Sehingga merka bertemu dengan seorang pria bernama doris yang mengaku tahu keberadaan the fox. Namun, entah mengapa mereka mengaku bahwa mereka dari CIA. Mereka telah menghadapi banyak halangan dan rintangan bersama walau akhirnya mereka berhasil memojokan dan menangkap the fox.
Langganan:
Postingan (Atom)